Experiencing Life Foundation Professional Work. Personal Touch.
Tags

jasa psikologi gading serpong

psikotes

Image

biro psikologi tangerang

konsultan psikologi tangerang

konsultasi psikologi gading serpong

praktik psikologi gading serpong

praktik psikologi tangerang

Aside

memilih jurusan kuliah

menemukan tujuan hidup

tujuan hidup

cara menjadi orang tua yang baik

pertimbangan untuk memiliki anak

tips mendidik anak

cemas

depresi

gejala depresi

konseling mengatasi depresi

terapi depresi

awal tahun

new year resolution

resolusi awal tahun

bahagia memberi

dampak psikologi memberi

makna natal

memberi dan kebahagiaan

biro psikologi

biro psikologi gading serpong

konseling mahasiswa

konseling remaja

menunda

procrastinator

psikotes gading serpong

homoseksual

konseling homoseksual

konseling lgbt

LGBT

lgbt psikologi

psikologi gading serpong

psikologi tangerang

terapi homoseksual

experiencing life foundation

beda karakter dan kepribadian

karakter

kepribadian

temperamen

berlian dan karbon

comfort zone

masalah hidup

psikolog gading serpong

psikolog tangerang

psikotes karyawan gading serpong

psikotes karyawan tangerang

kapan kawin

konseling pernikahan

konsultasi pranikah

APA editing

back translation

edit artikel

expert judgment

jasa edit APA

jasa penerjemah dokumen

penyuntingan dokumen

professional judgment

proofread artikel jurnal

proofread artikel penelitian

proofreading

menikah

jomblo

bahagia

status pernikahan

konseling tangerang

tes minat bakat tangerang

tes minat bakat gading serpong

konseling pranikah

lajang

pernikahan

pola asuh

orang tua

kedekatan

anak berbohong

psikologi anak

kesulitan

tekanan

konseling

kegagalan

kesuksesan

psikotes tangerang

wawancara psikotes

persiapan psikotes

tes grafis

tes gambar psikotes


By: Karel | February 08, 2017


“Potong bebek angsa, masak di kuali, jomblo udah lama, nyesek tiap hari. Galau ke sana, galau ke sini, lalalalala…”


Begitu potongan lirik yang sudah dipelintir oleh kalangan lajang di Indonesia. Masih banyak lagi gambar (yang sering disebut MEME ~ Bahasa Inggris dari semboyan berbasis budaya) yang menggambarkan lika-liku kehidupan para lajang, yang populernya disebut jomblo. Komunitas para lajang di Jakarta bersatu dalam sebuah grup di dunia maya, menamakan diri sebagai Dewan Kesepian Jakarta. Bahkan di Bandung, Kang Emil mendedikasikan sebuah taman untuk para lajang, yang diberi nama Taman Jomblo.


Menikah memang pilihan, sehingga yang tidak menikah tidak seharusnya mendapat sorotan negatif. Namun di Indonesia, harus diakui bah...

By: Karel | January 05, 2017


Entah karena trend yang sudah berlalu, usia yang bertambah sehingga fokus berubah, atau memang benar adanya, sepertinya memasuki tahun 2017 kita tidak banyak mendapat exposure untuk menyusun New Year Resolution. Namun demikian, meski seringkali resolusi tahun baru hanya sebatas daftar di atas kertas, memiliki target dan komitmen yang hendak dicapai dalam hidup adalah hal yang penting untuk membuat hidup benar-benar hidup. Bayangkan jika hari-hari dihabiskan tanpa rencana yang matang, tidak ada tujuan yang jelas, tentu hidup akan terasa sangat membosankan.

Menyusun resolusi tahun baru membutuhkan refleksi akan apa yang terjadi di masa lalu dan proyeksi akan apa yang akan/kita ingin terjadi di masa depan. Kita diajak untuk berpikir dalam dua d...

By: Karel | December 06, 2016

Dunia hari ini dihadapkan pada suatu fenomena yang menarik. Jumlah orang yang memutuskan untuk tidak menikah saat ini meningkat hampir di seluruh negara, terutama di negara Barat, dan tidak terkecuali di Indonesia. Walau data dari Asia Research Institute menunjukkan bahwa dibandingkan negara lain, jumlah orang yang tidak menikah di Indonesia masih relatif kecil, namun jika dilihat peningkatannya dari tahun ke tahun, terdapat jumlah yang berarti terutama dari tahun 1970 hingga tahun 2005, yang mengalami peningkatan hingga 3 kali lipat. 

Menariknya lagi, hasil survei Badan Pust Statistik tahun 2014 menunjukkan bahwa indeks kebahagiaan pada orang-orang yang tidak menikah lebih tinggi daripada yang menikah. Bahasa lainnya, para jomblo di Indones...

By: Karel | November 08, 2016

Dengan bangga Experiencing Life Foundation memperkenalkan layanan untuk memenuhi kebutuhan di bidang akademis/penelitian. Layanan ini terdiri dari penerjemahan dokumen, penyuntingan bahasa, serta penyuntingan sesuai dengan format APA ke-6. Kami juga menyediakan layanan professional/expert judgment untuk pengembangan alat ukur psikologi maupun penerjemahan alat ukur dalam rangka adaptasi instrumen. Untuk informasi lebih lanjut, silakan  klik di sini atau hubungi kami melalui email di: [email protected].

By: Karel | August 31, 2016


Kapan kawin? 

Sebagian besar dari kita, entah karena mandat budaya, diatur oleh jam biologis, atau panggilan spiritual, bermimpi untuk menikah dan membentuk keluarga baru. Manusia memang dibekali dengan identitas yang sudah ditentukan dari awal – di mana dirinya, orang tua, atau siapapun manusia di muka Bumi ini tidak dapat mengubah atau menentukannya –, yaitu identitas gender. Kehadiran manusia dengan identitas gender secara tidak langsung memberikan suatu pesan bahwa manusia memang diciptakan untuk berpasang-pasangan, yang diikat dalam sebuah pernikahan. Memang betul, beberapa orang sejak awal sudah berkomitmen untuk tidak menikah, dan itu sah-sah saja, tetapi toh masyarakat kita hingga kini masih berkeyakinan bahwa setiap orang selayakn...